Sabtu, Juni 20, 2009

Kisah Cinta... [part - 1]

Siapa yang bisa menggambarkan bagaimana perasaannya pada waktu jatuh cinta ? sejuta rasanya...

Saya setuju! karena memang sejuta rasa, kadang ada rasa manisnya, rasa asinnya, rasa asemnya, ada rasa pahitnya, macem-macemlah pokoknya. Itulah cinta dalam pikiran saya, hampir tidak ada bedanya dengan yang juga ada dalam pikiran anda yang juga sedang jatuh cinta.

Kemarin saya berbincang-bincang dengan salah seorang sahabat, yang kami bicarakan "All about LOVE". Waktu saya bertanya, "Apakah kamu pernah jatuh cinta?" dia memberikan senyuman, "Pernah donk dan sekarang sedang", ujarnya. Wah bagus donk, "saya ingin tahu apa yang kamu rasakan saat ini?" Secara kebetulan ternyata dia sedang jatuh cinta. Tentunya perbincangan ini nantinya bisa menjadi semakin menarik karena saya mendapatkan lawan bicara yang tepat. Waktu ia menceritakan cerita-cerita cintanya pada saya, seperti ini kira-kira.

Saya awalnya tidak sadar kalo yang seperti ini ni namanya "cinta", hehe...kadang rindu banget kalo lama tidak berjumpa, kadang BeTe banget kalo dia tidak menelpon, kadang senyum-senyum sendiri mengingat cerita-cerita konyol yang kami buat, kadang sayang banget tak rela kalo dia berpindah kelain hati, kadang cemburu sekali kalo yang dipujinya bukan saya, tapi kadang ada juga marahnya kalo dia terlalu overprotective, kadang ada juga bosannya kalo tiap hari yang ditanyakannya "apakah saya mencintainya", kadang sebel kalo tiap kali ingin menyatukan pendapat harus tegang urat saraf dulu walo pada akhirnya saya yang mengalah tapi seringnya seh dia yang mengalah, kadang jenuh, kadang ada rasa ingin berpisah tetapi tidak bisa terlepas darinya, kadang-kadang saya merasakan tiap hari jatuh cinta padanya, tapi kadang-kadang saya merasa saya tidak ingin bersamanya, kadang saya terluka kalo dia marah, tapi kadang saya tersenyum kalo melihat dia bersusah payah membujuk saya ketika marah padanya, kadang hampa mati rasa, kadang-kadang seperti itu...ahh, kadang-kadang saya merasa aneh sendiri. Seperti itukah yang dinamakan cinta?? Bener-bener saya tidak berpengalaman dengan rasa yang satu ini. Beberapa kali saya pernah berhubungan dekat dengan seorang lelaki, tapi ntah apa namanya itu, apa bener itu cinta.

Saya pernah dekat sekali, tidak pacaran, dengan teman lelaki sekelas saya waktu kelas enam SD. Dijaman itu tentunya belum tahu apa itu namanya pacaran apalagi cinta-cintaan, yang ada cuma suka-sukaan. Walo jaman sekarang udah ga heran lagi kalo ada anak SD yang udah mulai cinta-cintaan, ya katanya orang-orang itu cinta monyet, hehe...Ya, dia baik sekali pada saya, hampir setiap hari kami menghabiskan waktu bermain bersama. Seingat saya pada waktu itu kami sering bermain sepeda dan belajar kelompok bersama. Mungkin karena seringnya kami bersama jadi timbul rasa suka, tapi saya tidak sadar, dia yang menunjukkan rasa suka itu. Dia menelpon saya hanya ingin menanyakan "besok ada PR ga?" hampir setiap menelpon dia tanyakan pasti cuma itu, "besok ada PR ga?" hehe lucu sekali saya pikir. Kebetulan kami pernah duduk sebangku, kalo jaman dulukan biasa tu duduknya selang seling cewek cowok, kata guru saya waktu itu seh biar ga ribut. Padahal buat saya sama aja, la buktinya waktu kami didudukan berdua, kami tetap saja ga ada malu-malunya walhasil selalu ada aja yang dia ceritakan pada saya jadi ga bisa diam juga. Untuk ukuran lelaki pada usia itu dia termasuk lelaki yang banyak tahu bagaimana cara menyukai lawan jenis, dia tahu bagaimana memberi perhatian lebih kepada seorang cewek, dia punya banyak cerita-cerita lucu hingga bisa membuat sang cewek ketagihan untuk minta diceritakan cerita lucu lainnya, dia tahu bagaimana membuat cewek kesemsem padanya, intinya dia punya ilmu itu di usia segitu. Ada satu kejadian dimana saya bisa terpingkal-pingkal waktu mengingatnya, dikala kami sedang belajar kelompok dirumah salah satu teman sekelas, dari situ saya tahu bahwa dia menyukai saya (hehe mulai dah GR) entah mengapa tiba-tiba ada ide untuk main 'kuis-kuisan'. Pada waktu itu kuis "dari hati ke hati" lagi ngetrend di salah satu tv swasta, jadi kami memutuskan untuk ikut-ikutan mencoba bermain kuis seperti itu. Kebetulan kami ada tujuh orang, 3 cowok 4 cewek, jadi ada satu yang bertugas menjadi pembawa acaranya. Seperti kuis aslinya diakhir permainan kami harus membuka kertas yang sebelumnya sudah ditulis nama orang yang ditaksir. Pada waktu itu dia malu untuk membuka kertas tersebut tapi waktu saya membuka sendiri kertas yang disembunyikannya itu, nama saya yang ditulisnya. Semenjak saat itu dia mulai lebih berani menunjukkan perhatiaannya, dia juga jadi orang pertama yang mengirimkan kartu ucapan selamat hari raya pada saya, benar sejuta rasanya waktu itu. Hmm, bener-bener cinta monyet, hehe...Dari cerita ini jelas saya belum mengerti apa itu cinta!

Mungkin cerita yang ini bisa jadi bisa dinamakan cinta...
Waktu itu dalam sebuah organisasi di sekolah saya dipercayakan untuk menjadi ketua, sudah barang tentu dengan jabatan yang saya emban ada banyak kegiatan yang harus saya dan team laksanakan, salah satunya kegiatan MOS. Tidak pernah terlintas di kepala saya bahwa ada salah seorang cowok yang menaruh hati pada saya, anak kemaren sore "yesterday afternoon" (nyontek kata-kata di film komedi 'sang penakluk api', hehe) yang pada waktu itu menjadi salah satu angkatan baru di sekolah tepatnya dua tahun di bawah saya. Awalnya biasa saja, tapi lama kelamaan saya jadi bertanya-tanya juga, ada apa ini. Mula-mulanya menanyakan No telpon rumah, kemudian ngajak ngobrol, ngajak maen hingga pada akhirnya dia menyatakan cinta pada saya. Wah, sungguh diluar dugaan, sulit saya mengiyakan ato menidakkannya. Namun pada akhirnya kami sepakat untuk merahasiakan hubungan ini dan kamipun mencoba menjalani hubungan baru itu, karena sebenarnya saya juga menyukainya, hehe. Tiap hari kami ngobrol di telpon, karena disekolah kami cuma pandang-pandangan saja, hehe. Pokoknya seneng banget waktu itu ada yang rajin membuat ketawa. Tapi saya ingat suatu kali dia marah sekali, saya terlalu cuek dan tidak menaikkan alis padanya (kode tiap kali kami berpapasan, ga tahu juga maksudnya apa tapi asyik aja hehe..) jadinya aja dia marah. Padahal waktu itu saya lagi bersama teman-teman se-gank, ya jaim lah. hadoh, kalo ingat waktu itu saya bisa geli sendiri, tapi jujur saya menikmatinya, saya juga masih menyimpan surat cinta pertama darinya. Tetapi hubungan itu hanya sebentar, dalam sebuah kejadian akhirnya saya terpaksa harus memutuskan untuk menyudahi semuanya dan semenjak saat itu saya tidak pernah bertemu dengannya lagi.

[...to be continued]

-asd-

2 komentar:

angga chen mengatakan...

waduh lagi nostalgia nih..memang cinta begitu mengandung arti yang sangat dalam...salam kenal ya..! thanks

Shinta-story mengatakan...

salam kenal kembali :)
iya ga pernah ada habisnya klo udah ngomongin topik yang satu ini, hehe...btw, terimakasih sudah berkunjung :)